Bagaimana Sih Cara Menghitung Weton Jodoh? Yuk, Kita Kepoin

lili 0
cara menghitung weton jodoh

Bagi sebagian besar orang Jawa, tentunya weton bukanlah hal yang asing lagi. Ya, weton jodoh tersebut diyakini dapat memberikan gambaran tentang kecocokan diantara dua insan yang akan berencana menikah. Pasalnya, pernikaham merupakan sebuah hal yang sangat penting dan sacral. Sehingga tak heran, jika kebanyakan orang Jawa akan menggunakan perhitungan weton guna memprediksi kecocokan pada masing-masing pasangan. Lalu, bagaimanakah cara menghitung weton jodoh? Nah, secara kebetulan juga, pada kesempatan kali ini akan membahas seputar perhitungan weton jodoh. Maka dari itu, simaklah baik-baik ulasan dibawah ini.

Weton tentang jodoh bisa didapat yang berdasarkan dari perhitungan hari lahir diantara kedua pasangan. Cara yang pertama, yakni menentukan dulu neptu masing-masing pasangan. Misalkan jika si pria yang lahir di hari Senin Legi, maka perhitungan neptunya adalah 4 + 5 = 9. Apabila pasangan si wanita lahir di hari Kamis Wage, maka perhitungannya adalah 8 + 4 = 12. Kemudian hasil neptu masing-masing dijumlahkan, yaitu 9 + 12 = 21. Adapun mengenai langkah perhitungan selanjutnya dengan cara mencocokkan hasil penjumlahan tersebut dengan artinya seperti dibawah ini.

  • Pegat (merupakan hasil penjumlahan yang didapatkan diantaranya dari 1, kemudian 9, 10, 18, 19, 27, 28, dan 36)

Pada pasangan yang mempunyai penjumlahan angka ini akan mengalami berbagai macam permasalahan di masa depan loh katanya. Ya, permasalahan tersebut mulai dari ekonomi, jabatan, hingga perselingkuhan yang bisa berakhir dengan perceraian (pegatan).

  • Ratu (Hasil penjumlahan dari 2, 11, 20, 29)

Pasangan “Ratu” menandakan kecocokkan diantara sepasang kekasih, sehingga kehidupannya akan dihargai dan disegani oleh para tetangga dan lingkungan sekitar. Bahkan, tak sedikit orang-orang yang merasa iri terhadap pasangan “Ratu” ini karena selalu hidup rukun dan harmonis.

  • Jodoh (Hasil penjumlahan dari 3, 12, 21, 30)

Dari namanya sudah jelas, pasangan “Jodoh” ini memang sudah cocok dan berjodoh. Alhasil, kehidupan merek akan selalu damai dan tentram. Pasalnya, masing-masing dari mereka mau menerima semua kelebihan dan kekurangannya. Bahkan, pasangan “Jodoh” ini bisa langgeng hingga tua nanti.

  • Topo (Hasil penjumlahan dari 4, 13, 22, 31)

Di musim awal kehidupan rumah tangga, biasanya pasangan “Topo” ini akan dihadapkan pada berbagai masalah, seperti ekonomi, salah paham, dan lain sebagainya. Ya, hal itu dikarenakan mereka masih mencoba untuk saling memahami satu sama lainnya. Lambat laun, kehidupan dari pasangan “Topo” akan bahagia. Terlebih saat dikaruniai seorang anak dan cukup lama berumah tangga, pasangan ini akan hidup sukses dan bahagia.

  • Tinari (Hasil penjumlahan dari 5, 14, 23, 32)

Pasangan “Tinari” akan mendapat kebahagiaan, yang berupa kelancaran rezeki, naik jabatan, serta keberuntungan lainnya.

  • Padu (Hasil penjumlahan dari 6, 15, 24 33)

Berdasarkan dari perhitungan weton, pasangan “Padu” kerap menemui berbagai pertikaian. Parahnya lagi, pertengkaran tersebut hanya karena hal-hal sepele. Meski sering bertengkar, namun pasangan ini tidak akan sampai bercerai.

  • Sujanan (Hasil perhitungan dari 7, 16, 25, 34)

Kehidupan rumah tangga dari pasangan “Sujanan” ini biasanya akan mengalami pertengkaran dan masalah perselingkuhan, entah itu dari pihak si pria maupun wanita.

  • Peshti (Hasil perhitungan dari 8, 17, 26, 35)

Kehidupan dalam berumah tangga akan berjalan harmonis, damai, sejahtera, dan tentram. Meski ada berbagai permasalahan, namun permasalahan ini tidak sampai mengganggu keharmonisan rumah tangganya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *