Berbagi | Otentik | Masa Kini

General

NFT: Pendatang Baru Dengan Sistem Blockchain

Kolektibel

Di zaman yang semakin maju seperti sekarang ini, informasi terhadap suatu hal bisa menyebar dengan sangat cepat. Informasi akan suatu hal tersebut, bisa dengan cepat menjadi perbincangan dari mulut ke mulut, karena saat ini, informasi apapun bisa diperoleh dari sosial media. Dan selama beberapa tahun kebelakang ini, trading menjadi satu hal yang cukup ramai menjadi perbincangan, terutama di kalangan anak muda. Mungkin dulu kita agak begitu asing dengan yang namanya trading, karena masih minimnya informasi mengenai trading yang bisa diperoleh. Tetapi, saat ini kita dapat dengan mudah mencari informasi mengenai suatu instrumen trading hanya dengan melalui sosial media.

Zaman yang semakin maju diikuti juga dengan perkembangan terhadap dunia trading. Trading pun kini bisa dilakukan hanya dengan melalui smartphone kalian masing-masing. NFT (Non-Fungible Token) merupakan salah satu instrumen trading yang bisa dikatakan baru, yang muncul karena perkembangan zaman dan teknologi yang semakin modern. Lantas, apa itu NFT?

Pengertian NFT

NFT merupakan singkatan dari Non-Fungible Token. NFT adalah token yang tidak dapat dipertukarkan dan token tersebut menjadi bukti kepemilikan dari suatu aset digital, yang dimana setiap aset digital NFT hanya dapat dimiliki oleh satu orang dalam satu waktu. NFT tidak dapat dipertukarkan dan diduplikasi karena setiap aset digital NFT memiliki karakteristik dan keunikannya sendiri, ditambah setiap aset NFT memiliki kode unik yang tersimpan di dalam blockchain. Secara singkat, blockchain merupakan teknologi yang digunakan sebagai sistem penyimpanan data digital. Dan NFT sendiri menggunakan sistem blockchain sebagai tempat penyimpanan aset digital NFT.

Selain itu, karena setiap aset digital NFT memiliki karakteristik dan keunikannya sendiri, maka nilai pada setiap aset digital NFT tidak sama dan memiliki nilainya masing-masing. Hal inilah yang menjadi alasan bahwa setiap aset NFT hanya bisa dimiliki oleh satu orang dalam satu waktu, dan juga menjadi alasan kenapa NFT tidak dapat dipertukarkan, dan untuk mendapatkan  NFT hanya bisa dimiliki dengan menjual atau membelinya.

Kemudian, contoh NFT itu seperti apa sih?

Contoh NFT

NFT merupakan representasi dari aset fisik seperti, tanah, mobil, motor, gedung ke representasi secara digital, seperti video game, foto, film, video, dan yang lainnya. Jadi, bisa dikatakan NFT adalah bukti kepemilikan dari suatu aset digital. Agar lebih jelas, contoh NFT adalah sebagai berikut.

Belum lama ini, IBL (Indonesian Basketball League) bekerjasama dengan Kolektibel yang merupakan marketplace pertama NFT di Indonesia untuk meluncurkan merchandise IBL NFT. IBL NFT merupakan video dokumentasi yang dirangkum dan dikemas ulang dari momen dan aksi-aksi terbaik para pemain IBL di musim 2021. IBL NFT merupakan produk merchandise yang terbilang unik karena berupa aset digital, sehingga para fans ataupun penggemar dapat mengoleksi produk-produk IBL NFT lainnya yang berisi pemain-pemain favoritnya.

Jadi, sangat memungkinkan apabila para fans (kolektor) tersebut mengumpulkan koleksi IBL NFT sebanyak-banyaknya, mereka akan mendapatkan produk IBL NFT yang rare atau terbilang sangat unik dan langka. Dan kemudian para kolektor IBL NFT tersebut pun dapat menjualnya kembali dengan nilai yang lebih tinggi untuk mendapatkan keuntungan.

Itulah pembahasan singkat di artikel ini mengenai pengertian dan contoh NFT yang ada di Indonesia. Semoga artikel ini dapat menambah referensi kamu tentang suatu instrumen trading, ya!

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *