Berbagi | Otentik | Masa Kini

Kesehatan

Waspada Skabies, Gatal Gatal Pada Anak Pondok!

Gatal gatal pada anak

Gatal gatal pada anak ada banyak jenisnya dan pemicunya juga beragam. Bahkan terkadang kita kebingungan untuk memastikan darimana pemicunya. Nah contoh gatal gatal pada anak yang seringkali dialami di pondok atau pesantren ialah Skabies.

Apa itu scabies dan apa pemicunya? Kenapa bisa anak pondok terkena gatal-gatal jenis tersebut. Tentunya hal seperti ini harus kamu pahami yaa apalagi jika kamu hendak tinggal di pondok atau salah satu dari keluargamu nantinya yang akan tinggal disana. Karena pastinya hal tersebut terasa tidak nyaman dan bisa merusak jaringan kulit anak-anak serta meninggalkan bekas yang belum tentu bisa pudar hingga mereka dewasa nanti.

Pengertian Gatal-Gatal Jenis Skabies

Gatal gatal pada anak jenis scabies biasanya sering mereka alami kalau malam hari, penyebabya sendiri adalah tungau atau kutu kecil yang dikenal dengan Sarcoptes Scabiei. Nama lain dari Skabies adalah kudis yang mana penyebarannya sangat cepat dan bisa meluas.

Di area pondok, gatal gatal jenis scabies ini masih tinggi loh di kalangan santri. Karena memang pengatasan tungau dan kutu kecil yang kurang maksimal atau malah diabaikan begitu saja. Sehingga pada tahun 2008 santri di daerah Magelang hampir 50% santrinya mengalami scabies. Dan 15% diantaranya mengalami penurunan prestasi, bisa dilihat dari hasil rapor mereka.

Oleh karena itu bagi orangtua yang hendak mengantar anak ke pondok harus paham sumber dari penyakit gatal gatal pada anak seperti ini. Kutu jenis Sarcoptes Scabiei mempunyai ukuran yang sangat kecil dan hanya bisa kamu lihat lewat mikroskop. Dimana tungau betina mempunyai ukuran 0,3 hingga 0,4 milimeter, sedangkan jantannya berukuran setengah dari ukuran betina. Mereka suka tumbuh dan berkembang di kulit yang tipis, lembab, dan ada lipatannya. Maka tidak heran ketika menyerang balita bisa sekujur tubuh yang kena.

Apa Sih Gejala Skabies?

Gatal gatal pada anak selain Skabies memang banyak dan bisa jadi gejalanya hampir mirip untuk kesemuanya. Untuk scabies sendiri gejala yang akan kamu alami biasanya adalah kamu akan mengalami agatl-gatal hebat ketika malam hari. Karena memang tungau itu aktifnya kalau malam, dimana sang betina akan membuat terowongan memanjang di bawah permukaan kulit. Nantinya pada lubang tersebut tungau akan meletakkan telurnya yang sejumlah 10 sampai 25 butir.

Aktivitas tersebut biasanya akan kamu temukan di pergelangan tangan dan kaki, siku, ketiak, area leher, pada sela-sela paha, selangkangan dan sebagainya. Scabies bersifat gatal sehingga kamu akan menggaruknya dan apabila kamu lakukan itu terus menerus tentu kulitmu akan terluka.

Penularan Penyakit Kulit Skabies

Penularan Skabies di pondok mempunyai grafik yang semakin tinggi. Hal tersebut terjadi bukan tanpa dasar. Dimana penularan Skabies terjadi karena adanya kontak fisik diantara mereka. Yang mana kita tau anak pondok seringkali menggunakan barang bergantian, kasur yang mereka gunakan bersama, dan kamar yang banyak penghuninya.

Nah Skabies sendiri tidak membutuhkan waktu lama untuk menular, cukup dengan kamu memakai handuk bareng, kasur bareng dan barang yang saya sebutkan di atas maka dengan cepat kutu aan berpindah ke tubuhmu.

Maka para orangtua harus ekstra waspada dalam menginatkan anak-anaknya yang di pondok. Terkait penggunaan barang mereka, bagaimana membersihkannya, dan obat-obatan apa yang harus mereka siapkan ketika muncul rasa gatal gatal pada kulit.

Langkah Mengatasi Gatal Gatal Pada Anak Karena Skabies

Dalam mengatasi Skabies dan berbagai penyakit kulit lainnya ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan dan persiapkan, diantaranya adalah:

  • Salep Skabies

Gatal gatal pada anak karena Skabies tidak boleh dibiarkan atau diobati secara sembarangan. Kamu harus menggunakan salep khusus yaitu salep permetrin, untuk penggunaannya kamu harus meratakannya ke seluruh tubuh kemudian biarkan dalam waktu 8 hingga 14 jam. Lakukan hal tersebut secara berturut-turut selama 3 hari yaa. Tujuannya agar tungau bisa segera mati.

  • Minum Obat Gatal

Rasa gatal yang intens apalagi pada saat malam hari tentunya akan membuat kamu tidak nyaman. Oleh karena itu sediakan obat-obatan untuk kulit yang gatal. Seperti,golongan obat antihistamin (Loratadin, CTM dan juga Cetirizine).

  • Kartikosteroid

Kartikosteroid merupakan salep yang bisa mengurangi rasa gatal akibat Skabies. Sama halnya dengan penjelasan sebelumnya, pemakaian Kartiosteroid haruse secara berturut-turut selama 3 hari.

  • Pemberantasan Tungau di Pondok

Karena ini merupakan penyakit yang mudah menular akibat terjadinya kontak fisik antar santri. Maka pemberantasan tungau di pondok harus rutin dilakukan. Agar rantai kehidupan tungau bisa terputus maka imbangi juga dengan rajin membersihkan badan dan pakaian yang hendak kamu gunakan.

Hindari segala bentuk penggunaan barang secara sama-sama, selalu bersihan barang-barang yang selesai temanmu gunakan agar terbebas dari kutu ataupun tungau.

Edukasi terkait gatal gatal pada anak santri seperti ini penting yaa, mengingat mereka disana adalah untuk menuntut ilmu dan menjadi pribadi yang baik lagi. Dan sebagai orangtua kita harus bisa memberikan support dan memberikan perlindungan yang mereka butuhkan. Termasuk melindungi kulit tubuh dari tungau atau segala jenis kutu.

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *